MALANG – Sertifikasi Halal UMKM menjadi topik sentral yang mendapat perhatian serius dalam Program Inkubasi Mekaarpreneur 2026 wilayah JABODETABEK-Serang-Sukabumi, yang berlangsung sukses pada Rabu, 11 Maret 2026. Inkubator Bisnis (INBIS) Asia Malang (INC.85) bersama PT Permodalan Nasional Madani (PNM) berkolaborasi secara strategis. Acara ini merupakan kegiatan daring ini melalui platform Zoom Meeting.
Pada sesi kedua program tersebut, panitia menghadirkan Dr. Jeni Susyanti, SE, MM, BKP, CBV. Beliau hadir sebagai narasumber ahli yang juga menjabat sebagai pimpinan di sebuah lembaga pemeriksa halal. Dr. Jeni menyampaikan pemaparan mendalam mengenai pentingnya aspek legalitas dan standardisasi produk bagi para pelaku usaha mikro.
Panduan Praktis Sertifikasi Halal UMKM dan Legalitas Usaha
Dr. Jeni berbagi panduan praktis mengenai cara mengurus Sertifikasi Halal melalui dua skema, yaitu skema Reguler dan Self Declare. Ia menegaskan bahwa sertifikasi halal bukan sekadar kewajiban administratif semata. Salah satunya adalah melainkan instrumen strategis yang mampu meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus memperluas daya saing produk di pasar yang lebih luas.
Selain membahas sertifikasi halal, Dr. Jeni turut mengupas pentingnya kepemilikan legalitas usaha lainnya, seperti Nomor Induk Berusaha (NIB), NPWP, hingga izin PIRT. Secara rinci, ia menjelaskan langkah-langkah pendaftaran NIB melalui sistem Online Single Submission (OSS) serta prosedur pengurusan izin PIRT agar produk UMKM dapat memenuhi standar keamanan pangan yang berlaku.
Peserta Antusias, Sesi Tanya Jawab Berlangsung Interaktif
Tingginya antusiasme peserta Mekaarpreneur tampak jelas sepanjang sesi yang Dr. Jeni pandu tersebut. Para peserta aktif berkonsultasi langsung mengenai berbagai kendala yang mereka hadapi dalam proses sertifikasi halal. Selain itu juga bertanya tentang perizinan usaha, sehingga sesi tanya jawab pun berlangsung secara interaktif dan dinamis.
Dr. Jeni Susyanti sampaikan, program ini berharap para pelaku usaha di wilayah JABODETABEK hingga Sukabumi dapat segera melengkapi legalitas usaha. Dengan demikian, mereka diharapkan mampu naik kelas dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi pertumbuhan perekonomian nasional. Sebagai penutup, kegiatan ini menggelar sesi mentoring sekaligus pengumuman penugasan untuk mendukung keberlanjutan program inkubasi bagi seluruh peserta.

