Sertifikat Halal Asayake Moshi Ramen Terbit Jelang Idul Fitri, LPH UNISMA Buktikan Komitmen Tanpa Henti

Sertifikat Halal Asayake Moshi Ramen kini resmi terbit. BPJPH mengeluarkan sertifikat bernomor ID35110049849250326 pada 19 Maret 2026. Pencapaian ini tidak lepas dari kerja keras Auditor Halal dan Tim LPH UNISMA yang tetap bertugas menjelang Idul Fitri 1447 H.

Tim auditor turun langsung ke lokasi usaha di Jalan Kawi, Kota Malang. Mereka memeriksa kesesuaian Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH) dengan praktik nyata di lapangan. Pemeriksaan mencakup bahan baku, pengolahan, penyimpanan, hingga penyajian. Semua tahapan lulus dan memenuhi standar kehalalan.

Sidang Komisi Fatwa Jadi Kunci Terbitnya Sertifikat Halal Asayake Moshi Ramen

LPH UNISMA mengikuti Sidang Komisi Fatwa MUI Provinsi Jawa Timur. Kepala LPH UNISMA, Dr. Hj. Jeni Susyanti, SE, MM, BKP, C.B.V., memimpin delegasi dalam sidang tersebut. Dua auditor halal turut hadir, yaitu Ike Widyaningrum, S.Farm., M.Farm. dan Syafarotin, S.P.

Tim auditor memaparkan laporan pemeriksaan secara lengkap kepada komisi fatwa. Sidang lalu memutuskan produk Asayake Moshi Ramen memenuhi ketentuan syariat Islam. Keputusan itu juga sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sertifikat mencakup 86 menu dalam kategori penyediaan makanan dan minuman.

Sinergi UNISMA dan Pelaku Usaha Perkuat Ekosistem Halal di Malang

Pemilik usaha Nurul Hasanah menyambut positif keluarnya sertifikat ini. Ia berharap sertifikasi halal dapat meningkatkan kepercayaan konsumen Muslim. Asayake Moshi Ramen pun kini semakin mantap sebagai destinasi kuliner pilihan di Kota Malang.

Kolaborasi ini juga membuktikan peran strategis perguruan tinggi dalam ekosistem halal nasional. LPH UNISMA membuka layanan sertifikasi bagi pelaku usaha makanan dan minuman. Kantor LPH berada di Gedung Laboratorium Terpadu Lantai 5. Pelaku usaha juga bisa mengakses layanan melalui lph.unisma.ac.id atau menghubungi 0821-4290-3454.

Para auditor LPH UNISMA membuktikan profesionalisme tinggi. Mereka tetap bekerja di tengah suasana mudik dan hari besar keagamaan. Dedikasi itu mencerminkan tanggung jawab moral untuk menjaga kehalalan produk bagi masyarakat luas.